Saudi Resmikan Universitas Wanita Terbesar Di Dunia

Dunia pendidikan kini semakin menjadi prioritas utama dan primadona pembangunan di Arab Saudi. Berbagai kampus yang ada saat ini sedang gencar melakukan renovasi dan perluasan pembangunan besar-besaran. Kampus-kampus baru dengan ukuran sangat besar juga satu demi satu dibangun. Bidang kajian pun kini tidak lagi terbatas pada kajian agama yang sudah menjadi trade mark pendidikan Saudi, tapi sudah mulai memberikan perhatian besar pada bidang kajian sains dan sosial.

Pada hari Ahad lalu (15/5), Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdul Aziz, meresmikan komplek kampus Amira Noura binti Abdurrahman yang merupakan universitas khusus wanita terbesar di dunia. Pembangunan kampus yang berlokasi di Riyadh dan dekat dengan Airport King Khalid Internasional ini, menelan biaya lebih dari 20 milyar real (kurang lebih 50 trilyun rupiah) di atas areal seluas 800 hektar persegi.

Menteri keuangan, Ibrahim bin Abdul Aziz Al-Assaf, dalam sambutannya pada peresmian tersebut menyampaikan, “Saya telah ditugaskan sejak dua tahun setengah yang lalu untuk memimpin pembangunan proyek Universitas Amira Noura binti Abdurrahman dengan tujuan agar kampus ini menjadi simbol peran serta kaum wanita dalam membangun negeri dan agar semua potensi dikerahkan untuk merealisasikannya. Pada hari ini kita merayakan pembangunan sebuah komplek yang dapat dianggap sebagai proyek terbesar di level intenasional, baik dalam ukuran maupun perangkatnya, yang dapat diselesaikan dalam waktu relative singkat.”

Al-Assaf menambahkan bahwa universitas ini terdiri dari 15 fakultas dalam berbagai bidang kajian akademik, di antaranya 5 fakultas kedokteran dan satu pusat kajian serta pusat pendidikan keperawatan terbesar internasional. Juga terdapat perpustakaan yang menampung 5 juta buku dan 4 ribu mahasiswa. Terdapat pula masjid megah yang dapat menampung 4 ribu jamaah shalat. Kampus ini juga menawarkan 700 tempat tidur rumah sakit dan fasilitas akomodasi yang dapat memenuhi kebutuhan 12.000 mahasiswi. Dibangun pula komplek perumahan yang terdiri dari 1440 unit, asrama mahasiswi yang dapat menampung 12 ribu mahasiswi serta ada perhatian khusus bagi kalangan penyandang cacat, ditambah pusat olah raga yang dapat menampung 3 ribu orang.

Perpustakaan universitas memiliki sekitar enam juta judul buku termasuk buku referensi.

Kampus ini direncanakan untuk menjadi lingkungan bebas mobil, sebagai gantinya akan dioperasikan kereta antar-jemput monorel dan kereta listrik untuk transportasi internal, sedangkan panel surya membentang di kampus dilaporkan akan menghasilkan 18 persen dari daya yang dibutuhkan untuk sarana AC.

Adapun infrastruktur yang dibangun adalah bangunan bawah tanah sepanjang 4,5 km di dalam kampus untuk memberikan berbagai pelayanan, pusat pengolahan sampah non organik, pusat pengolahan air, pusat penerbitan, gudang dan bengkel ditambah pusat perdagangan dan jasa.

“Kampus baru ini dianggap sebagai universitas wanita terbesar di dunia,” kata Huda Al-Ameel, presiden PNU yang baru diangkat mengatakan kepada Arab News.

Al-Ameel mengatakan kampus besar ini akan selesai dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun di bawah instruksi Raja Abdullah.

“Kami berterima kasih kepada Raja Abdullah untuk proyek vital, yang pasti akan mendorong staf PNU dan mahasiswa untuk mengeksploitasi diri untuk unggul dalam pendidikan,” katanya.

Munira Al-Abdan, wakil presiden untuk studi dan pengembangan, mengatakan PNU berusaha untuk menyediakan pendidikan akademis berkualitas tinggi dan keterampilan bagi para mahasiswanya. “Kami telah merancang program-program akademik untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja,” katanya.

“Kami menyediakan lulusan kami dengan kursus pelatihan tambahan untuk memperkuat daya saing mereka di pasar kerja,” tambah Abdan.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi Arab Saudi, Khalid bin Muhammad Al-Anggari, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Raja Abdullah atas perhatiannya terhadap pendidikan melalui kampus-kampus yang tersebar di Arab Saudi yang semakin bertambah di seluruh penjuru negeri. Ditambah dengan program pengiriman mahasiswa dengan spesialisasinya masing-masing untuk menuntut ilmu di berbagai perguruan tinggi ternama dunia untuk melanjutkan proses komunikasi ilmiah dan mengamati setiap perkembangan baru di dunia ilmiah, juga sebagai upaya merealisasikan Negara Saudi sebagai Negara peringkat ketiga dunia di bidang pengiriman pelajar ke luar negeri setelah Cina dan India. (em/km/am)

3 thoughts on “Saudi Resmikan Universitas Wanita Terbesar Di Dunia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s