Anak-Anak Usamah bin Ladin Gugat Pembunuhan Ayah Mereka

Washington – Putra dan putri Usamah bin Ladin, Selasa (10/5), mengakhiri kebungkaman mereka. Mereka memprotes pembunuhan keji serdadu AS terhadap ayah mereka secara sewenang-wenang. Mereka juga mengatakan, seluruh keluarga merasa direndahkan dan dihina oleh pemerintah dan militer AS atas tatacara pemakaman ayah mereka yang di buang ke laut.

Protes keras ini dikirim putra dan putri Usamah ke New York Times. Dalam pernyataannya ini, putra Usamah mempertanyakan mengapa ayah mereka “tidak ditangkap dan diadili di satu pengadilan” hukum sehingga kebenaran bisa terungkap kepada rakyat di seluruh dunia.

“Dengan pembnunuhan ini, ada kesengajaan untuk mengaburkan kebenaran yang sebenarnya,” tandas pernyataan itu.

Pernyataan yang memprotes cara tentara AS membunuh ayah mereka ini menyebutkan bahwa pernyataan ini disiapkan dengan pengarahan dari putra Usamah –Omar bin Laden (30)– yang selama ini diberitakan media Barat selalu bersebarang dengan ayahnya.

Tapi dalam pernyataan itu, Omar juga menyerukan agar tiga ibunya atau tiga istri ayah mereka serta anak-anak lainnya yang masih ditahan AS atau Pakistan segera dibebaskan.

“Kami meyakini, pembunuhan secara sewenang-wenang bukan penyelesaian bagi masalah politik,” kata pernyataan itu.

Pernyataan tersebut juga mempertanyakan kelayakan pembunuhan semacam itu, yang bukan hanya telah melanggar hukum internasional secara terang-terangan.

Pejabat Pakistan mengatakan istri dan 13 anak Usamah, semuanya berkebangsaan Yaman atau Arab Saudi, ditemukan dari rumah di Abbottabad setelah serangan tersebut.

Istri Usamah, Amal Ahmed Abdulfattah -berkebangsaan Yaman, ditembak di kaki selama operasi Navy Seal AS–yang menewaskan suaminya itu, kata pejabat Pakistan.

Omar bin Ladin, yang dikatakan New York Times adalah putra Osama bin Laden, dan istrinya yang lain, Najwa bin Laden, mengutuk penembakan itu di dalam pernyataan tersebut.

“Kami ingin mengingatkan dunia bahwa Omar bin Laden, putra keempat dari ayah kami, sejak dulu selalu tak sependapat dengan ayah kami mengenai aksi kekerasan dan selalu mengirim surat kepada ayah kami. Omar menganjurkan Usamah mengubah caranya dan tak menyerang warga sipil dalam kondisi apa pun,” tegas pernyataan tersebut. (sabili)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s