Mengenal AK 47 dan Perancang Pertamanya

Saat itu aku sedang dirawat di rumah sakit ketika seorang tentara yang terbaring di ranjang sebelah bertanya padaku, Mengapa tentara kita hanya punya satu senapan untuk dua atau tiga orang sementara tentara Jerman punya senapan otomatis? Kemudian tercetuslah ide untuk merancang sebuah senapan. Aku seorang tentara dan aku menciptakan senapan mesin untuk tentara. Senapan ini disebut Avtomat Kalshnikova, senapan otomatis dari Kalashnikov -AK-dan dicantumkan tahun saat senapan ini dibuat yaitu 1947.” Adalah ucapan dari Mikhail Kalashnikov, sebagai cikal bakal terciptanya AK 47.

Mikhail Kalashnikov lahir 10 November 1919 di desa Kurya, Uni Soviet dari keluarga petani miskin. Sejak kecil, keinginan besarnya untuk belajar sudah mulai tampak. Demikian pula kreativitasnya. Ia juga terhitung anak yang senang membuat sesuatu dengan tangannya sendiri. Walaupun terhitung pandai, Kalashnikov tidak sempat menyelesaikan sekolahnya sampai ayahnya wafat. Ia terpaksa meninggalkan bangku Sekolah Menengah Atas di tengah jalan karena ibunya tidak mampu membiayai sekolahnya. Keadaanpun memaksa dia ikut bekerja di sebuah bengkel kereta api Turkestan-Siberia. Di sinilah dia mempelajari teknik mekanik lalu menjadi sekertaris teknisi.

Di usia 19 tahun, Kalashnikov ikut wajib militer dan bergabung dengan Resimen Tank ke-24, Divisi Tank ke-12 dimana ia menamatkan sekolah mekanik tank dan menjadi montir-pengemudi tank dan mencapai pangkat sersan senior (komandan tank). Pada Oktober 1941, dalam peperangan sengit di Bryansk, Kalashnikov terluka parah dan harus dirawat di rumah sakit.

Ketika di rumah sakit inilah ia memiliki ide untuk merancang sebuah senapan submesin. Kemampuan Kalashnikov sebagai perancang mengundang perhatian. Ia sempat bekerja di Moscow Aviation Institute. Mulai tahun 1942, Kalashnikov bekerja di Central Research Small Arms Range of the Main Ordnance Directorate of the Red Army.

Pada saat yang sama, tentara Uni Soviet tertarik dalam mengembangkan senapan serbu efektif yaitu M1943 singkat bulat. Senjata pertama yang dipresentasikan oleh Sudayev pada tahun 1944, namun dalam ujicoba ternyata senjata itu terlalu berat. Sebuah kompetisi desain baru diadakan dua tahun kemudian di mana Kalashnikov dan tim desain ikut dalam kompetisi tersebut.

Selama beberapa tahun Kalashnikov terus bekerja mewujudkan rancangannya dengan memperbaiki dan mengkombinasikan berbagai elemen senjata otomatis dan senapan serbu yang telah ada pada saat itu. Inovasinya pertama adalah pemakaian peluru pendek 7,62×39 mm. ”Lebih kecil dan ringkas,” kata Paul Cornish, seorang kurator senjata di Imperial War Museum, London, Inggris. Pilihan gas juga bisa dipakai sebagai tenaga penggerak senjata ini. Gas bisa didaur ulang ke dalam piston dan digunakan untuk pengisian peluru berikutnya. Jadi senjata itu bekerja dengan prinsip yang sama seperti senapan mesin. Kedua hal itu, ditambah dengan desain yang sangat sederhana merupakan kegeniusan Kalashnikov. Sampai kemudian di tahun 1947 lahirlah senapan AK-47 ini (singkatan dari Avtomat Kalashnikova model 1947).

Pada tahun 1949, AK-47 menjadi senapan standar tentara Merah Soviet. Selama Perang Dingin, AK-47 (dan generasi Kalashnikov berikutnya, AKM) digunakan oleh tentara komunis di seluruh dunia. Soviet juga menyalurkan senjata ini ke kelompok-kelompok militan dan gerilyawan sayap kiri yang mendukung kepentingan Soviet.

Sampai kini AK-47 menjadi senjata paling populer di dunia. Diperkirakan sekitar 100 juta AK-47 beredar di seluruh dunia. Namun, Kalashnikov mengaku tidak mendapat penghasilan uang dari hal ini, penghasilannya hanya berasal dari uang pensiun.

Kalashnikov telah menciptakan senjata dengan desain yang sederhana, mudah diproduksi secara massal, mudah digunakan bahkan oleh tentara yang kurang terlatih tanpa kehilangan kemampuannya untuk mematikan. Sifat-sifat ini membuat AK-47 menjadi senjata yang efektif dan andal bagi paramiliter dan dalam peperangan kota.

AK-47 menjadi simbol revolusi dan bahkan beberapa negara mencantumkan gambar AK-47 sebagai bagian dari lambang negara. Nama Kalashnikov juga digunakan untuk berbagai barang seperti payung, pisau dan vodka.

Kalashnikov sering ditanya apakah ia merasa bersalah hasil ciptaannya digunakan dalam berbagai konflik berdarah. Namun ia berkilah dengan berkata,”Tujuan saya menciptakan senjata adalah untuk membela tanah air saya. Bukan salah saya jika Kalashnikov menjadi terkenal di dunia dan digunakan di daerah konflik. Yang harus disalahkan adalah kebijakan negara-negara ters

ebut bukan perancang senjatanya”. Ia juga berkata bahwa ia tidak ta

hu bagaimana senjata ciptaannya bisa ada di tangan para teroris dan bandit.

 Ia bangga dengan hasil karyanya meski ia mengaku akan lebih senang seandainya bisa membuat mesin yang dapat membantu petani, mi

salnya mesin pemotong rumput.

Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan Rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. 

QS. al-Hadid (57): 25)

Ia merancang AK disaat-saat keadaan amat genting, yaitu PD II, “Pada saat merancang, jelas sekali aku membuatnya dalam suasana Perang Dunia II, ketika kita harus menghadapi musuh yang paling kuat, yakni fasis Jerman. Aku merancang senapan ini, hingga kita bisa mempertahankan batas-batas negara kita. Kalau pada waktu itu tidak adanya perang, mungkin sekali aku menjadi perancang mesin pertanian.” kenangnya.

AK-47 kepanjangan dari Avtomat Kalashnikova 47. 47 adalah tahun dimana senjata tersebut dibuat. Senjata ini sangat legendaries, sangat digemari baik tentara, militant, gangster, teroris atau perampok sekalipun. Bagaimana tidak, senjata ini sangat mudah sekali digunakan bahkan anak kecilpun bisa mengoperasikan senjata ini. AK-47 sangat tangguh digunakan dalam medan perang apapun, meskipun senjata ini terisi pasir masih tetap bisa keluar pelurunya bila ditembakkan, meskipun juga terisi Lumpur senjata ini juga masih bisa ditembakkan. Bahkan dalam sebauh artikel ditulis selama dalam perang dingin, 9 dari 10 orang tewas karena diterjang oleh peluru ini.

AK-47 beroperasi dengan sistem gas, artinya mekanisme digerakkan ke belakang berkat gas hasil peledakan mesiu tersendiri, menciptakan satu sistem tertutup yang andal dan efisien.

Diantara kelebihan-kelebihan senapan ini, beban yang tidak terlalu berat, kapasitas aminisi yang banyak dan sangat akurat. AK-47 asli Soviet sangat akurat dan tidak diketauhi oleh orang awam, berbeda dengan buatan negara lain. Senapan yang maju mendahului jamannya mengingat bagian dalam laras dan dalam peluru diberi lapisan krom, untuk mengusir karat, AS sendiri baru menerapkan hal yang sama pada akhir1969

AK 47 Senjata Favorit Para Mujahidin

Kita sering melihat para mujahid, di berbagi penjuru dunia, Afghanistan, Chechen, dll, menggunakan senapan serbu ini (AK-47), karena senapan ini memiliki banyak kelebihan dibanding senapan yang lain. Bentuknya yang simpel membuat orang tidak kewalahan saat membawanya. AK-47 tidak kalah dari senapan-senapan modern. Kelebihan senapan ini diantaranya daya tahan yang luar biasa. Direndam pasir, lumpur, dan air AK-47 seakan tidak terpengaruh. Selama mesiu peluru bekerja dengan baik, AK-47 tidak pernah mengalami masalah berarti dalam mekanismenya, berkat kerenggangan antar komponen mekanisme. Ini tentu jauh lebih baik dari M16 milik AS yang butuh perawatan ekstra. Tidak heran AK-47 menjadi favorit mujahidin. Dengan infrastruktur minim, sudah jelas mujahid harus sering berpindah tak akan sempat memikirkan mengenai perawatan senjatanya.

Sumber: warlordmedia dan Berbagai Sumber Lainnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s